Makan Daging Halal Sampai Blenger di Restoran Cina Kuronjyou!

Sebagai seorang self-proclaimed pecinta daging, begitu mendengar kabar tentang restoran yakiniku halal all-you-can-eat di Stasiun Kameido, saya tentunya tidak bisa tinggal diam dan langsung segera merencanakan kunjungan ke restoran Cina Kuronjyou ini!

Kunjungan pertama saya ke restoran yakiniku halal ini dieksekusi di tanggal 29 November, yang kalau dalam bahasa Jepang dituliskan dalam 11/29 aka ‘ii niku’, atau hari ‘daging enak’ 😀

Wajah bahagia ketemu daging :D

Wajah bahagia ketemu daging 😀

Berbeda dengan restoran yakiniku halal lainnya yang pernah saya datangi sebelumnya, restoran Cina Kuronjyou ini juga sekaligus menyediakan menu shabu-shabu all-you-can-eat dan berbagai macam pilihan masakan khas Cina, baik a la carte atau pun dalam bentuk hidangan buffet. Dan berhubung saya adalah penganut aliran bahwasanya-daging-itu-enaknya-dibakar-dan-bukannya-direbus, tanpa ragu-ragu saya langsung menetapkan pilihan pada menu yakiniku! 😀

Tersedia tiga jenis set yakiniku di restoran ini, yang harganya dibedakan berdasarkan jenis dagingnya. Untuk jam makan siang, kita bisa memilih antara set seharga 1.580 yen, 2.280 yen atau 4.480 yen (sebelum pajak 8%), masing-masing untuk jenis daging yang standar, produk dalam negeri, dan premium. Harga untuk jam makan malam tinggal ditambahkan 300 atau 400 yen dari harga menu yang saya sebutkan tadi. Untuk menu yakiniku (dan sepertinya shabu-shabu juga), sistemnya adalah by order, bukan prasmanan. Jadi kita harus memesan jenis daging dan jumlah porsi yang kita mau, baru kemudian pelayan restorannya yang membawakan ke meja kita. Oiya, perlu diingat bahwa waktu yang diberikan untuk makan sepuasnya adalah 70 menit, dan last order harus dilakukan (kalau tidak salah) sekitar 20 menit sebelum waktu habis 😀

img_1518

Tiga pilihan set yakiniku yang tersedia. Perhatian tulisan paling bawah di dua foto sebelah kanan, itu ngasih tau kalau buffet untuk makanan Cina hanya tersedia di jam makan siang

Selain karena harganya yang lebih murah, saya memilih untuk datang ke restoran ini di jam makan siang karena kita juga bisa sepuasnya menikmati segala jenis hidangan khas Cina dalam bentuk buffet, yang katanya tidak tersedia di jam makan malam! Kapan lagi kan bisa makan gyoza, spring roll, mabotofu, ayam goreng, cakwe, dll dll sepuasnya *nomnomnom 😀 Catatan untuk diperhatikan: buffet masakan Cina ini hanya termasuk dalam set yakiniku course ke-2 dan ke-3.

Sebenarnya kita juga bisa memilih menu buffet masakan Cina (atau chuukau baikingu) saja! Harganya adalah 1.280 yen (sebelum pajak 8%), dan seperti yang saya bilang tadi, hanya tersedia di jam makan siang, termasuk di akhir pekan! Masih kebayang waktu itu saya sempat ngeliat ada mas-mas yang kayaknya lagi kalap (mungkin emang kelaperan) dan mejanya penuh dengan piring yang masing-masing berisi gyoza, spring roll, ayam goreng, nasi goreng, dan lainnya, dalam jumlah yang bagi saya agak tak masuk akal untuk dihabiskan 😀

img_0505

Berbagai pilihan jenis makanan yang tersedia di buffet

img_3450

Bisa juga makan course masakan Cina nya saja, cukup dengan membayar 1.280 yen! 😀

Dan saya pun kalap ngambilin gyoza, spring roll, ayam goreng, nasi goreng, dll dll :D

Daaaan saya pun kalap ngambilin gyoza, spring roll, ayam goreng, nasi goreng, dll dll di piring lainnya 😀

img_2072

Tersedia drink bar juga 🙂

Berhubung saya baru sempat mencicipi set yakiniku yang ‘menengah’ saja, yang katanya adalah 国産牛 aka daging produksi dalam negeri, saya tak bisa berkomentar tentang dua set lainnya, terutama set premium yang sebenarnya cukup menggoda tapi masih terasa mahal di kantong freeter semacam saya ini! Untuk course seharga 2.280 yen ini, beberapa jenis daging tersedia dalam pilihan potongan yang diberi garam saja atau yang sudah dibumbui saus yakiniku.

Saya dan teman saya (sebut saja namanya Mieke :D) waktu itu sengaja memilih karubi dan ro-su yang sudah dibumbui saus, supaya rasanya lebih nendang 😀 Menurut saya rasanya enak. Hanya saja sepertinya dagingnya tak seempuk wagyu di restoran yakiniku lainnya yang pernah saya cicipi. Sedangkan nakaochikarubi, yang saya pesan karena terlanjur membayangkan cost performance-nya yang maksimal di Yakiniku Panga, sayangnya agak sedikit kenyal. Potongan lamb yang sempat kami pesan pun agak terasa kuat aroma kambingnya, dan mungkin tidak recommended buat orang yang sensitif dengan bau daging kambing. Sedangkan gyuutan aka lidah sapi di sini menurut saya rasanya masuk kategori ‘biasa’. Nah, kalau potongan paha ayam yang dibumbui miso (yang tersedia dalam pilihan jenis daging untuk ketiga set yakiniku) buat saya rasanya enak pake banget! Apalagi kalau dibakar sampai ada bagian gosong di kulitnya, jadi berasa sedang makan sate ayam di Indonesia deh, hehe 😀

15443182_10154790648952020_7218083419857042606_o

Bakar-bakaaaaar

dscf9621

Karubi dan ro-su masing-masing untuk 2 porsi 😀

dscf9622

Paha ayam dengan bumbu miso!

Secara keseluruhan saya hanya berani merekomendasikan restoran ini untuk mereka yang memang berniat –dan sanggup– makan banyak! Dari dua kali kesempatan saya makan di sini selalu berakhir dengan kekenyangan parah sampai blenger karena terlalu ‘berambisi’ pesan ini itu demi supaya balik modal! 😀 Padahal dipikir-pikir lagi, waktu itu rata-rata saya hanya memesan lima porsi daging dengan isi kira-kira lima lembar daging untuk tiap porsinya, dan saya selalu harus berjuang sekuat tenaga menghabiskan semua yang sudah dipesan karena tak mau mubazir!

Bagi saya pribadi, kualitas daging di sini masih belum bisa menandingi lumernya karubi atau pun ro-su di Yakiniku Panga favorit saya! Tapi tentunya memang tak bisa membandingkan kedua restoran ini secara langsung karena Panga memang bukan restoran all-you-can-eat, dan konon memang menggunakan wagyu yang enak pake banget itu! Jadi yaa, untuk saya yang sepertinya sudah tidak muda lagi dan tak sanggup lagi makan dalam porsi segunung, sementara ini Panga tetap jadi pilihan paling atas dari beberapa restoran yang menyajikan menu yakiniku halal yang pernah saya cicipi! Kapan-kapan mungkin saya akan datang lagi ke restoran Kuronjyou ini untuk menikmati buffet makanan Cinanya saja, demi makan gyoza yang banyak! 😀

Stasiun terdekat untuk mengakses restoran Kuronjyou adalah stasiun Kameido yang dilewati jalur JR dan Tobu. Restoran ini menyediakan tempat shalat yang lumayan gede dibandingkan restoran-restoran halal lainnya di Tokyo! *berasa kayak di mushala di tempat makan di Indonesia gitu deh jadinya 😀

img_3879

Mushalanya gedeee ^^

Pintu depan si restoran

Pintu depan si restoran

Alamat: 東京都江東区亀戸6-23-2

No telp: 03-6715-43-4

Advertisements

27 responses to “Makan Daging Halal Sampai Blenger di Restoran Cina Kuronjyou!

  1. Mantep reviewnya mba 👍
    Udah kesana 3 kali, tapi selalu ambil paket satu *dasar kere..wkwk*
    Abis makan disana biasanya baru bisa makan lagi 24jam kemudian :))

    • Kebangetan ya kenyangnya klo makan di restoran all you can eat begini, hehe..

      Gimana review nya paket nomer satu nya? Dagingnya empuk2 aja kah?

      • Lumayan empuk rasanya, terutama yg rosu. Yg karabi agak keras sih. Tapi saya belum ada pembanding sama yakiniku di tempat lain, harus nyoba yg panga nih kapan kapan.

        Kelemahannya disini agak ga konsisten menurut saya. Waktu kesana pertama kali, pas dinner, bagus, potongannya rapi. Tapi pas kedua kalinya kesana, lunch, ga serapih yg pertama, potongan dagingnya agak berantakan, ada yg ketebelan. Beberapa dagingnya juga beku. Maa, tapi mengingat harganya murah banget dan bisa makan sepuasnya, yaa inimah minor lah ya..haha

      • Hooo, yappari mungkin kualitas dagingnya beda ya, karubi kan lebih berlemak dan mestinya lebih meleleh ya, cuman mungkin malah itu yg bikin kenyal kali ya?
        Iyaa cobain Panga deh, insyaAllah terjamin enak dan sudah diakui beberapa teman juga 😀

        Wah ternyata ada kejadian beda2 potongan gitu ya. Mungkin karena harganya emang lebih murah dan bisa makan sepuasnya gitu ya, petugasnya jadi cepet2 motongnya kali ya? Hehe 😀

      • Oiya, bisa nanya ke Aad (?) juga nih, waktu ke sana lunch pas pesen set yang nomer 1 gimana? Chuuka baikingu nya included kah? Klo ngeliat di buku menu kayaknya gak ya, tapi siapa tau berubah

      • Berhubung nihonggo saya masih acak2an, waktu itu sempet ngira karyawannya mempersilahkan ambil menu buffet (padahal mungkin maksudnya cuma yg salad sama drinkbar kali ya), jadi ambil2 aja dan pas ngambil ga ditegur.
        Tapi sempat denger ada temen kesana yg dikasihtau kalo paket itu ga termasuk menu buffet.

    • Klo ngeliat dari tulisan di menu nya itu, chuuka baikingu cuman termasuk di menu yg 2 ribuan sama yg 4 ribuan fen.
      Buffet yg cuman ada pas lunch juga yg chuuka buffet, sayur2 yg buat shabu2 sama yg di sisi deket dessert mestiny tetep ada

  2. Bukan orang yg cocok makan di all you can eat karena sekali makan trus kenyang, hhahaha. Aku ngga nyobain sama sekali makan yakiniku halal disana mba, soalnya mahal mahal 😂, tp ini termasuk lumayan ya dengan harga segini makan sepuasnya

    • Huuu, presyl porsi makannya kecil ya? Mbak dulu waktu masih “muda” masih lumayan kuat, tapi sekarang sudah tak mungkin lagi *halah 😀

      Hehe iya prees, mbak juga makan yakiniku sanggupnya sekali2 doang, mahal emaaang -_-

  3. Pingback: Makan Yakiniku Sepuasnya ( All U Can Eat/ Tabehodai ) di Kuronjyou Chinese Halal Restaurant | FendaandKholil·

    • Saya kurang tau persisnya jam lunch dari jam berapa sampai jam berapa, tapi yang jelas restorannya buka dari jam 11.00-24.00, dan dituliskan di menu nya, kalau buffet cuma ada sampai jam 17.00. Jadi mungkin lunch masih boleh sampai jam 17.00, atau kalau nak aman mungkin baiknya datang sebelum jam 15.00

      Semoga bisa membantu 🙂

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s