Tokyo Metro 24-hour Ticket

routemap_en

Peta Tokyo Metro yang ribet bin ruwet itu 😀

Kira-kira satu bulan yang lalu, setelah sekian lama tak menggunakan tiket terusan atau one-day pass Tokyo Metro, saya sempat sedikit kaget saat di tiket yang saya beli muncul “batas terakhir tanggal dan jam penggunaan” setelah pertama kali saya melewati gerbang tiket. Usut punya usut, ternyata sejak 26 Maret 2016 lalu, one-day pass Tokyo Metro ini berubah menjadi Tokyo Metro 24-hour ticket yang berlaku selama 24 jam dari sejak pertama kali digunakan! Hingga sebelum tanggal itu, tiket terusan yang disediakan oleh Tokyo Metro biasanya berlaku hanya pada hari yang sama dengan hari pembelian (atau di tanggal tertentu yang diinginkan, kalau tiketnya dibeli sebelumnya), yang tentunya agak kurang menguntungkan untuk mereka yang misalnya baru mulai menggunakan tiket terusan ini sejak siang atau malah sore hari.

IMG_4880

Perhatikan tulisan jam (09:32 atau 17:04) yang menunjukkan batas jam berlaku si tiket. Harga tiket untuk dewasa adalah 600 yen dan 300 yen untuk anak-anak

Saya sendiri secara pribadi lebih sering menggunakan kereta bawah tanah –atau chikatetsu– ini karena cakupannya menurut saya lebih luas dibandingkan lokasi yang bisa dicapai menggunakan kereta jalur JR. Untuk mencapai Asakusa misalnya, stasiun terdekat ke lokasi yang sangat populer di kalangan wisatawan lokal maupun asing ini dilewati oleh Ginza-line milik Tokyo Metro, Asakusa Subway Line, Tsukuba Express atau Tobu Line. Jadi pengguna JR Pass pun tetap harus berganti kereta dan mengeluarkan ongkos terpisah. Ada sih stasiun Asakusabashi milik JR, tapi dari stasiun ini kita masih harus jalan kaki sekitar 30 menit untuk tiba di Sensoji temple!

Tetapi kekurangannya adalah, Tokyo Metro ini mungkin sedikit kurang ramah untuk mereka yang tidak suka merasa kesulitan kalau harus banyak naik turun tangga, karena memang tidak semua stasiun Tokyo Metro menyediakan akses eskalator atau lift. Sedangkan tentu saja sesuai namanya, banyak jalur kereta Tokyo Metro yang berada cukup jauh di bawah dan mengharuskan penggunanya naik-turun tangga saat keluar atau masuk stasiun. Jadi pesan saya, pertimbangkanlah terlebih dahulu kemampuan fisik masing-masing sebelum memutuskan akan membeli tiket terusan Tokyo Metro ini *tapi ya gak separah itu juga sih sebenernya, banyak juga kok stasiun yang menyediakan lift dan eskalator sampai ke pintu keluar ke arah jalan gede*  😀

Oiya, Tokyo Metro juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan kereta lain, jadi tersedia juga tiket terusan kombinasi misalnya dengan Toei Subway, Tokyu, Seibu, Toyo, Odakyu, dsb. Biasanya tiket terusan jenis ini mencakup satu kali perjalanan bolak-balik dari stasiun kereta -di luar rute Tokyo Metro- yang harus menggunakan perusahaan kereta lain seperti disebutkan tadi, ditambah tiket terusan untuk naik-turun kereta Tokyo Metro sepuasnya selama 24 jam.

Kereta baru Ginza-sen tahun 2012

Kereta baru Ginza-line tahun 2012. Jalur Ginza milik Tokyo Metro ini konon disebut-sebut merupakan jalur kereta bawah tanah tertua di Asia dan sudah mulai beroperasi sejak tahun 1927!

Sedangkan untuk para turis yang mendarat di bandara Haneda atau Narita, Tokyo Metro juga menyediakan kombinasi tiket terusan kereta bawah tanah dengan airport limousine atau pun kereta semacam jalur Keikyu atau Keisei Skyliner yang menghubungkan bandara-bandara tersebut dengan stasiun Tokyo Metro terdekat. Dan ternyata ada juga nih aplikasi gratis dari Tokyo Metro dikhususkan untuk turis asing demi mempermudah pencarian rute kereta yang tersedia dalam bahasa Inggris (dan beberapa bahasa lainnya). Jadi di aplikasi itu kita tinggal memasukkan nama stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan, nanti akan diberikan rute kereta apa saja yang harus digunakan, di mana harus ganti kereta, termasuk ongkos kereta untuk rute itu. Jangan lupa perhatikan juga arah tujuan kereta, misalnya di screenshot ini “Towards Ikebukuro” untuk Marunouchi-line saat ganti kereta di stasiun Akasaka-mitsuke, jangan sampai kejadian salah naik kereta ke arah sebaliknya ya 😀

Contoh rute kereta dari stasiun Shibuya menuju stasiun Tokyo, lengkap dengan informasi apakah ada free WiFi di stasiun itu

Untuk rekomendasi tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi di sekitar Tokyo, situs Tokyo Metro juga menyediakan daftar lokasi wisata yang dikelompokkan berdasarkan kawasan yang berdekatan. Jadi penyusunan itinerary pun bisa dilakukan dengan lebih efektif. Sebagai informasi tambahan, di situs Tokyo Metro juga disebutkan bahwa anak-anak sampai umur 6 tahun gratis (jika ditemani orang dewasa), sedangkan untuk anak-anak umur 6-12 tahun dikenakan biaya setengah dari harga tiket dewasa. Ini penting untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mereka yang jalan-jalan ke Jepang sekeluarga dengan anak-anak.

Semoga postingan ini bisa jadi pertimbangan buat kamu-kamu yang berencana menjelajah Tokyo dengan transportasi kereta bawah tanahnya yang terkenal ribet itu! Pertimbangkan juga bahwa hampir seluruh jalur Tokyo Metro berada di “bawah tanah”, jadi minim pemandangan kota yang mungkin lebih bisa dinikmati dengan menumpang kereta JR 🙂

 

Advertisements

6 responses to “Tokyo Metro 24-hour Ticket

  1. Baca ini jadi ingat pas ke Jepang tahun 2014 lalu, baru nyampe dari Haneda dan harus naik tangga banyak banget sambil geret-geret koper di stasiun subway Asakusa kalo gak salah 😀

    • Hihi, iya ya mbak, kayaknya stasiun subway Asakusa rata2 keluarnya mesti tangga yaa.. Tobu kayaknya ada yang nyediain eskalator gitu tapi tetep aja gak banyak ya mbaak.. Kebayang ngangkut koper naik tangga nya >_<

    • Waaa, aku gak tau angka persisnya berapa mas Cumi, tapi di Tokyo sendiri aja klo gak salah ada lebih dari 40 operator kereta dengan jalur kereta sekitar 150!
      Klo di seluruh Jepang lebih parah lagi, private companies nya aja katanya lebih dari 100, trus Japan Railway yang milik negara pun kebagi2 per daerah! Seperti yang dibilang mbak Noni di komen atas, mumet deh pokoknya 😀

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s