Merencanakan Road Trip ke Utara!

Saya sendiri sudah lupa kapan persisnya saya mulai menuliskan Cape Soya di Wakkanai –yang merupakan titik paling utara Jepang– ke dalam bucket list saya. Sepertinya sudah cukup lama, sampai akhirnya kunjungan ini insyaAllah akan kesampaian dalam satu bulan mendatang! Sesungguhnya road trip ini saya jadwalkan akan berlangsung selama minimal satu minggu dengan teman sesama pecinta jalan-jalan. Namun apa daya, jatah cuti teman saya –sebut saja namanya Afwa :p– terbatas hanya di hari libur resmi Obon di saat harga tiket pesawat ke Wakkanai sungguh sangat tidak masuk akal bagi kami yang budgetnya terbatas ini, hiks..

Maka setelah dengan berbagai cara –memelas, “mengancam” dan menawarkan berbagai kompenasi– akhirnya saya berhasil menyeret suami saya, yang sungguh sangat tidak tertarik dengan yang namanya “jalan-jalan”, untuk menemani road trip kali ini ke utara! Karena dia masih punya banyak jatah cuti dari kantor, saya jadi bisa menggeser jadwal keberangkatan ke hari yang harga tiket pesawatnya masih terjangkau (walaupun tetep bikin bokek juga sih).

Road trip kali ini akan berlangsung selama total lima hari, dengan empat malam di antaranya akan kami habiskan di camping ground, tentunya demi menghemat biaya penginapan dan memaksimalkan fleksibilitas barang bawaan dan mobilitas rental mobil yang sudah dipesan full dari sejak mendarat di Wakkanai hingga kembali ke bandara Shin Chitose di Sapporo menjelang pulang ke Tokyo.

Ini akan jadi pertama kalinya saya camping di Jepang. Semua peralatan camping saya pinjam dari teman di kampus yang bersama suaminya hobi banget jalan-jalan, hiking, camping, dan lain sebagainya –sebut saja namanya Intan 😀 Maklumlah, saya hanyalah mahasiswa kere yang butuh pertimbangan panjang untuk membeli perlengkapan camping dan teman-temannya, jadi modal minjem dulu aja 😀 Maka sebagai amatiran yang juga suka lebay untuk urusan itinerary, saya pun sudah mulai heboh browsing sana-sini mencari informasi camping ground yang paling cocok dari segi fasilitas dan lokasi untuk perjalanan lima hari kami nanti. Beberapa situs informasi camping ground yang saya gunakan antara lain Nap Camp, Hokkaidcamp, dan K’s Outdoor, yang sayangnya sebagian besar hanya tersedia dalam bahasa Jepang, tapi mungkin bisa diterjemahkan google translate kali ya?

Secara garis besar, rute road trip kali ini adalaah…..

Hari pertama

Berangkat dari Tokyo  mendarat di bandara Wakkanai Cape Soya Monbetsu menginap di Komuke camping ground

Postcard di tugu titik paling utara Jepang di Cape Soya yang dikirim Intan taun kemaren

Postcard di tugu titik paling utara Jepang di Cape Soya yang dikirim Intan taun kemaren

Tadinya saya sempat tergoda menginap di Hinodemisaki camping ground yang kalau dilihat dari keterangannya terletak dekat sekali dengan laut Okhotsk dan pemandangan saat matahari terbitnya juga bagus banget! Tapi sayangnya di situs yang saya baca, di camping ground ini tidak tersedia fasilitas shower, padahal hari berikutnya kita juga kaan menginap di camping ground di Shiretoko yang hampir semuanya tidak menyediakan fasilitas shower. Maka pilihan pun jatuh pada Komuke Camping Ground.

Hari ke-2

Berangkat dari Komuke Camping Ground Abashiri Shiretoko Area menginap di 国設知床野営場

Camping ground yang ini dipilih karena dari hasil browsing beberapa situs (salah satunya K’s Outdoor ini), banyak yang bilang view sunsetnya cakep sodara-sodara! Dan karena hari sebelumnya saya sudah mengikhlaskan sunrise di Hinodemisaki, dikompensasi sunset kan lumayan 😀 Dan sejujurnya saya belum menentukan itinerary detail untuk Semenanjung Shiretoko yang konon taman nasionalnya bagus banget ini! Mungkin nanti kami akan mampir ke information center saja dan menentukan rute jalan-jalan ekspres begitu mendarat di lokasi 😀

Hari ke-3

Berangkat dari国設知床野営場 subuh-subuh buta (gak deng, paling cepet jam 7 lah) menuju Asahikawa Biei menginap di Hoshioka camping ground

Perjalanan dari Shiretoko ke arah Biei sepertinya akan memakan waktu lebih dari 5 jam perjalanan darat, sementara waktu paling lambat untuk check-in di camping ground Hoshioka adalah jam 5 sore sodara-sodara! Jadi mungkin hari ketiga ini saya tak boleh terlalu banyak mampir di tengah jalan. Target utama adalah roller coaster road dan Shikisai no oka di Biei yang tersohor itu! *semoga cuacanya bagus dan semoga saya bisa menikmati bintang-bintang di langit yang cerah di Hoshioka camping ground, aamiiin…

Foto milky way dari situsnya Hoshioka camping ground, smoga berjodoh dengan bintang-bintang cakep ini!

Foto milky way dari situsnya Hoshioka camping ground, smoga berjodoh dengan bintang-bintang cakep ini, aamiiin!

Hari ke-4

Check out dari Hoshioka camping ground Blue lake di Biei Farm Tomita di Furano menginap di Kanayama camping ground

Hari keempat ini akan dikhususkan untuk jalan-jalan di sekitaran kawasan Furano, lagi-lagi demi taman bunga dan mungkin demi jajan softcream melon yang enak banget itu!

Farm tomita

Farm Tomita, September 2012

Softcream melon

The melon softcream yang enak banget!

Tadinya saya berencana menginap di Tomamu resort di hari keempat ini demi bisa naik gondola paling subuh dan mengadu nasib untuk melihat lautan awan dari unkai terrace mereka. Tapi apa daya, di satu-satunya hari yang saya jadwalkan untuk mampir ke Tomamu ini, harga hotelnya mahal banget sodara-sodara! 18.000 yen per orang! Udah kayak tiket pesawat balik ke Tokyo dari Sapporo itu mah *nangis darah lagi* Maka saya pun memantapkan hati untuk camping lagi saja dan menyetir subuh-subuh buta sekitar 40 menitan dari Kanayama camping ground ke Tomamu resort.

Hari ke-5

Tomamu (unkai terrace) check out dari Kanayama camping ground Moerenuma Park Otaru Sapporo

Target jalan-jalan hari terakhir ini hanyalah Moerenuma Park dan Otaru, yang belum kesampaian di kunjungan saya sebelumnya ke Hokkaido. Malam harinya barulah kami berencana istirahat di hotel setelah berkemah ria selama empat hari sebelumnya 😀 Hotel yang saya pilih juga sengaja yang lokasinya cukup dengan dengan yakiniku halal di Sapporo. *smoga menjelang berangkat saya bisa cari-cari pemasukan tambahan demi makan-makan enak dan halal!

Hari ke-6

Tadinya siih, kalau saya jalan sendirian, saya maunya pulang ke Tokyo dengan penerbangan paling sore atau paling malam sekalian, supaya hari terakhir pun tetap bisa dimaksimalkan untuk jalan-jalan. Tapi apa daya, si suami protes dan bilang “lima hari kan udah kelamaaaaaan”! Maka hari terakhir ini kami akan berangkat dari hotel menuju bandara sekitar jam 9 atau 10 pagi untuk mengejar penerbangan jam 12:30 kembali ke Tokyo. Jadi tak ada cerita jalan-jalan tambahan hari itu, hiks..

………………….

Ini semua semata-mata hanyalah itineray ideal versi saya belaka. Bagaimana pelaksanaannya nanti di lapangan? Tunggu ceritanya bulan September mendataang! 😀 Kelamaan amat ya? Tapi ya emang berangkatnya baru insyaAllah 26 Agustus ntaar, setelah semua urusan thesis beres supaya saya bisa jalan-jalan dengan tenang. *walaupun masih khawatir gimana caranya supaya suami gak rewel minta pulang di tengah jalan ntar 😀

Doakanlah smoga cuaca cerah, perjalanan lancar dan menyenangkan, aamiin..

Rute ambisius road trip kali ini!

Rute ambisius road trip kali ini!

Advertisements

5 responses to “Merencanakan Road Trip ke Utara!

  1. Pingback: Five Days on the Road … | Tukang Makan Tukang Jalan・食いしん坊・タビ好き·

    • Waktu itu total sewa mobilnya sekitar 40,000 JPY, karena ada ongkos ngembaliin mobil di tempat yang beda sama tempat ngambil mobilnya, jadi ada biaya tambahan klo gak salah 8,000-an. Jadi klo sewa mobilnya aja untuk 5 hari mungkin sekitar 32,000 kali ya.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s