Pencapaian Paruh Pertama 2014

Sama seperti tahun sebelumnya, pertengahan tahun 2014 ini pun saya putuskan untuk mengevaluasi pencapaian target jalan-jalan yang sebelumnya saya tuliskan di sini. Selain untuk evaluasi -dan demi ngumpulin calon postingan berikutnya di blog, smoga postingan ini bisa jadi motivasi untuk setengah tahun ke depan 😀

Januari – Februari

Sayang sekali rencana foto-foto illumination di Tokyo gagal total dan saya pun konsisten memperbanyak berdiam diri di rumah menghindari jalan-jalan keluar di musim dingin tahun ini. Tapi alhamdulillah sebagai gantinya saya akhirnya berkesempatan balek kampung -aka mudik- ke tanah air tercinta di akhir tahun 2013 sampai seminggu pertama 2014 kemarin, setelah hampir tiga tahun lamanya mengendap di negeri Sakura tanpa mudik *halah lebay! Daaan selama liburan dua minggu itu saya berhasil memadatkan jadwal wisata kuliner di Pekanbaru, Jakarta dan Bandung secara maksimal! Saya pun sempat mengunjungi Taman Safari di puncak sambil liburan tahun baru bersama keluarga suami. Terakhir kali mampir ke sana kaayaknya sekitar 14 tahun yang lalu euy! 😀

Tiket masuk taman safari

Petualangan naik motor selama di Bandung 😀

Kambing Cairo di Ciwalk

Eh iya, ada bonus juga deng jalan-jalan singkat ke Korea Selatan menemani suami yang kebetulan ada conference di Pyongchang. Oh well, lagi-lagi karena suami saya sama sekali tidak berminat sama yang namanya jalan-jalan, perjalanan kali ini pun minim kunjungan ke tempat wisata dan bahkan saya tidak sempat nyobain ski sama sekali walaupun menginap dua hari di hotel dekat ski resort! Tapi yaa saya sendiri memang belum terlalu tertarik sama Korea Selatan, jadi yaaa tak ada perasaan kecewa yang mendalam juga sih 😀

Seoul central masjid

Mejeng doang di ski resort gak pake nyeki 😀

Maret – April

Rencana ke Turki dan target berburu foto Sakura ke Jepang bagian utara di bulan Maret dan April ini juga gagal total! Pasalnya ya sesuai perkiraan, jadwal eksperimen saya di bulan April tidak bisa digeser-geser lagi dan di bulan Maret pun saya beberapa kali harus bolak balik Osaka demi mengikuti training di reaktor Kyoto University. Alhamdulillahnya adalah saya jadi sempat “menyempilkan” jalan-jalan ke Shirakawago waktu masih lagi ada salju-saljunya di sana, walaupun sudah memasuki bulan Maret. Lumayanlah tiket Shinkansen setengah jalan ditanggung pihak reaktor 😀

Rombongan di Shirakawago (foto dari kamera mas Alex difotoin mas-mas Shirakawago :D)

Trus jadinya tahun ini hunting foto Sakura ke mana dek? Jawabannya adalah ke stasiun dekat rumah saja! Itupun sambil jalan ke kampus doang tanpa dikhususkan bawa kamera seperti yang biasa saya lakukan tahun-tahun sebelumnya. Ada siiih acara hanami PPI Todai di Kitanomaru Park, tapi itu pun saya udah stres duluan gara-gara penuh sesaknya orang-orang di sana bahkan dari sejak keluar stasiun sekalipun.

Sakura di depan stasiun deket rumah

Sakura di depan stasiun deket rumah dipoto dalam perjalanan menuju kampus saja 😀

Kitanomaru-koen pas hanami PPI Todai

Kitanomaru-koen pas hanami PPI Todai

Di sela-sela eksperimen di reaktor selama bulan April – Mei ini saya juga sempat melipir sehari ke Arashiyama. Oh well, cita-cita saya menikmati musim gugur di Arashiyama masih tersimpan rapih di catatan target wisata pastinya, tapi yaaa lumayanlah jalan-jalan ke Arashiyama sambil menikmati masa-masa penghabisan musim semi buat persiapan musim gugur ntar, aamiiiin…

Sisa sisa sakura di arashiyama

Sisa sisa sakura di arashiyama

Saya juga menyempatkan diri -alias dengan niatnya mengantri- untuk mencicipi naik Sagano Romantic train di Arashiyama 🙂 Maklumlah, ceritanya saya kan udah jadi tetsudo mania gadungan 😀

Sagano romantic train at Arashiyama

Sagano romantic train at Arashiyama

April ini saya juga berhasil mencoret satu prefektur dari list prefektur di Jepang yang belum saya kunjungi, Shiga Prefecture! Kebetulan ada sepupu suami yang sedang kuliah dan tinggal dekat banget sama Lake Biwa. Jadilah saya melipir satu hari dan jalan-jalan ke Biwako valley.

Mt. Horai in Shiga Prefecture

Mt. Horai in Shiga Prefecture, ini potonya pake tongsis loooh 😀

Sebenernya waktu naik ke Mt. Horai ini saya pengeeen banget nyobain flying fox yang di Biwako valley itu, tapi  mahalnya ongkos si flying fox ini sukses bikin saya terpaksa mengurungkan niat meluncur di atas Biwa Lake 😀 Kapan-kapan deh smoga bisa diulang lagi ke sana, amiiiinnn…

Flying fox nya kayaknya seru yaaaa

Flying fox nya kayaknya seru yaaaa (foto diambil dari brosur Biwako valley)

*btw kayaknya bulan Maret-April ini saya lumayan produktif ya jalan-jalannya 😀

Mei – Juni

Golden week akhirnya saya sukses tidak kemana-mana sodara-sodara! Rencana mau menyusuri Izu pun batal gara-gara masih harus melanjutkan eksperimen dan bolak balik ke reaktor di Osaka. Tadinya saya sudah mau kabur satu hari di sela-sela eksperimen dan kemudian melipir ke Tottori demi mengunjungi sand dunes dan sand museum yang sudah dari duluu pengeeen banget saya datengin. Tapi apa hendak dikata saya tak berhasil menemukan partner-in-crime dan rencana escape pun terpaksa dibatalkan. 😦 *smoga bisa kesampaian kabur ke sana bulan Agustus ntar, aamiiiin… Akhirnya di salah satu hari eksperimen saya cuma menyempatkan mampir ke stasiun Wakayama hanya demi makan malam belaka! Kurang kerjaan banget ya? Gpp lah buat motivasi jalan-jalan beneran di sana ntar 😀

Oiya, alhamdulillah bulan Juni ini saya dapat rezeki berangkat conference ke Helsinki! Jadilah bulan Mei sukses dipadati dengan persiapan presentasi dan urus visa sana sini. Perencanaan keberangkatan dan segala tetek bengeknya lumayan bikin heboh juga ternyata.

Helsinki station

Helsinki station

Helsinki Cathedral jam setengah 1 malam :)

Helsinki Cathedral jam setengah 1 malam 🙂

Daan karena conference ini diselenggarakan di musim panas, saya jadi merasakan maghrib jam setengah 11 malam dan subuh jam 3 pagi sodara-sodara! Alhamdulillah banget conference nya berakhir seminggu sebelum puasa Ramadhan dimulai, masih belum kebayang gimana rasanya berpuasa sampai 20 jam sambil tetap harus menyimak presentasi peserta conference lainnya 😀

……………………………………………………………………………………………………

Masih ada banyak target yang belum kesampaian di setengah tahun kemaren karena terkendala faktor dana cuaca dan kesulitan mengatur jadwal, tapi insyaAllah ada list panjang yang menanti untuk setengah tahun ke depan, terutama rencana hiking ke beberapa tempat yang tertunda karena udah terlanjur masuk bulan puasa. Smoga target-target berikutnya bisa kesampaian dengan lancar, amiiiin… Ganbarimaaaasu! *lah kenkyuu gimana deeek??*

PS: kok di postingan ini kayaknya banyak foto saya ikutan mejeng ya? Jarang-jarangnya ini 😀

Advertisements

3 responses to “Pencapaian Paruh Pertama 2014

  1. ih asik banget atuh mba jalan-jalan mulu, pengeeeenn >.<
    kayaknya eksplor indonesia aja aku ga nyampe2, laaah mahalan jalan-jalan lokal daripada ke luar negeri 😐

    tahun depan hanami-an bareng mba. hahaha *tetep penasaran sama sakura*

    • Hehe, belum terus2an sih ini presyl jalan2nya, kayaknya klo bisa jadi full-time traveler enak ya 😀

      Siiip, insyaAllah ditunggu taun depan, ke utara ya tapi hanamian nya jangan di Tokyo 😀

  2. Pingback: Pencapaian Paruh Kedua 2014 | Jalan-jalan, traveling, melala, voyages, 旅·

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s