Jalan-jalan kere di Jepun

Tiket 18 kippu yang dipake berlima sekaligus musim dingin taun 2010

Tiket 18 kippu yang dipake berlima sekaligus musim dingin taun 2010

Setelah sekian lama pengen nulis tentang 青春18きっぷ (baca: seishun juu hachi kippu) akhirnya kesampaian juga niat terpendam saya hari ini *lagi-lagi kabur dari kenyataan mesti ngerjain riset* 😀 Mumpung bentar lagi bakal masuk musim dingin dan sepertinya ada beberapa temen di kampus yang berencana jalan-jalan dengan 18-kippu ini, smoga info dari saya berikut ini bisa jadi salah satu referensi buat ngatur jadwal.

Walopun pastinya udah ada banyak banget blog dan website di luar sana yang menceritakan info lengkap dan kisah perjalanan menggunakan tiket murrrah meriah muntah ini, gak ada salahnya dong ya saya ulang dikit beberapa poin penting penggunaan si tiket.

Penjualan dan masa berlaku tiket

Table penjualan dan masa berlaku

Table penjualan dan masa berlaku. Tabel ini saya screenshoot dari website japan guide di sini

Seishun 18-kippu adalah tiket yang disediakan perusahaan nasional kereta Jepang, Japan Railways Group (atau lebih dikenal dengan sebutan JR), dalam rentang waktu tertentu dan bisa digunakan untuk naik kereta seeeepuasnya selama satu hari penuh per satu kali stempel di tiket yang kita punya. Sayangnya –mungkin karena tidak ada libur resmi yang cukup panjang di Jepang untuk musim gugur– 18-kippu ini hanya tersedia di musim semi, musim panas, dan musim dingin. Segitu aja udah syukur mah ya :p

Satu lembar tiket 18-kippu –sebenernya ini agak redundant karena kippu sendiri artinya adalah “tiket” dalam bahasa Jepang, tapi biar sajalah :D– dijual dengan harga 11.500 yen untuk 5 kali pemakaian (satu tiket boleh distempel 5 kali). Artinyaaa, untuk jalan-jalan seharian ke mana saja sepuasnya, kita hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 2.300 yen saja per orang! Bandingkan dengan misalnya kalo kita naik Shinkansen dari Tokyo ke Osaka yang ongkosnya sekitar 14.000 yen buat one-way!

Seperti yang saya bilang tadi, tiap stempel di tiket ini artinya kita bisa naik kereta JR seharian penuh, mulai dari kereta pertama subuh-subuh buta sampe kereta terakhir tengah malam di hari yang sama. Dan bahkan kalo naik Moonlight train (kereta malam), tiket 18-kippu kita bisa dipake mulai dari lewat tengah malam hari itu.

Note: Perlu diingat bahwa 18kippu ini hanya berlaku untuk kereta milik perusahaan JR, jadi tidak bisa digunakan di kereta bawah tanah dan atau kereta lain milik perusahaan swasta. Kalau ada rute yang tidak terjangkau JR ya apa boleh buat berarti mesti nambah bayarnya 😀

Satu tiket 18-kippu ini nggak mesti dipake oleh satu orang saja. Jaaadi, boleh aja satu rombongan beranggotakan 5 orang jalan-jalan seharian dengan tiket yang sama (pas pertama kali dipake ntar si tiket langsung distempel 5 kali), atau 2 orang untuk 2 hari plus satu hari buat satu orang, dan atau kombinasi-kombinasi lainnya yang memungkinkan. Paling enak sih jalan berlima ya, jadi nggak ada resiko tiket yang tersisa dan nggak kepake. Pinter-pinter si pengguna lah ini gimana cara memanfaatkan si tiket dengan maksimal 😀

Oiya, perlu diingat kalau tiket ini tidak bisa digunakan di mesin tiket otomatis! Jadi kalau mau keluar stasiun mesti nunjukin tiket ke si bapak-bapak petugas. Pas masuk stasiun juga sama mesti begitu. Dan karena tiket ini adalah semacam tiket terusan, dalam satu hari itu kita bisa bebas keluar masuk stasiun dengan menunjukkan tiket kita dengan stempel tertanggal hari itu.

Di mana bisa beli tiket 18-kippu ini? InsyaAllah hampir di semua stasiun JR di jepun yang ada ticket office-nya alias みどりの窓口. Jangan lupa psatikan jadwal penjualan di tabel yang saya ceritakan di awal tadi.

Kereta jenis apa saja yang boleh ditumpangi?

Berhubung tiket ini adalah tiket murrrrah, jangan harap si tiket bisa dipake buat naik Shinkansen ya! Kalo yang itu mahhhal 😀 Tapi yaaa kalo naik Shinkansen jarak Tokyo – Osaka bisa ditempuh dalam waktu dua setengah jam saja, sementara kalo pake 18kippu bisa sekitar 9 jam! Siap-siap tepos aja deh pokoknya 😀 Kereta yang bisa digunakan dengan tiket 18-kippu ini adalah kereta lokal (普通) dan rapid (快速). Kalo mau naik kereta limited express (特急) biar bisa rada cepet dikit, kita mesti nambah bayar limited express fee yang tidak dicover oleh tiket 18-kippu. Kereta lokal ini berenti di semua stasiun yang dilewati dan pastinya memerlukan waktu tempuh perjalanan lebih lama dibandingkan kereta rapid yang men-skip beberapa stasiun. Dari pengalaman saya ada juga kereta special rapid (新快速) yang berentinya lebih sedikit lagi dibandingkan kereta rapid. Maka akan lebih bijaksana jika jadwal kereta yang disusun sebelum berangkat tidak terlalu banyak menggunakan kereta lokal.

Rute perjalanan

Biasanya jadwal kereta saya serahkan pada jorudan.co.jp yang punya tab khusus untuk 18-kippu. Mungkin ada juga yang menggunakan hyperdia.com untuk rute kereta di jepun, jadi tergantung pilihan masing-masing saja begitu.

Naah, nanti dari jadwal yang diberikan web jadwal dan rute kereta itu, tinggal kita pilih rute yang paling nyaman. Norikae alias transfer kereta sepanjang perjalanan adalah salah satu yang bikin jalan-jalan pake 18-kippu berasa seruuu banget! Gara-garanya, kadang ada transfer kereta yang harus dilakukan dalam hitungan 2 atau 3 menit saja! Padahal kita mesti lari pindah platform demi ngejar kereta berikutnya. Syoalnyaaa, semakin kita jalan ke arah yang jarang penduduk –daerah pedesaan misalnya–, jadwal kereta yang lewat di stasiun itu biasanya jadi jarang banget dibandingkan  jadwal kereta di wilayah perkotaan. Dan kadang rentang waktu antar kereta bisa bikin kita mesti nunggu setengah jam atau bahkan satu jam berikutnya kalau kelewatan kereta yang harusnya kita kejar. Kadang saya nyerah juga sih dan kemudian memutuskan istirahat sambil nyari makan klo misalnya udah pesimis gak bisa lari-lari bersama para pejuang lainnya 😀

kedinginan transfer kereta di salah satu stasiun tak dikenal

kedinginan sambil nungguin kereta berikutnya di salah satu stasiun tak dikenal

Oiya, sekarang ini juga ada beberapa stasiun yang denahnya tersedia di beberapa aplikasi smartphone, jadi kita bisa ngira-ngira mesti lari ke arah platform mana buat menuju kereta berikutnya. Dan sebenernya ada pengumuman juga di dalam kereta klo sudah hampir sampai di stasiun. Cuman ya semuanya full dalam bahasa Jepang, jadi mesti didengarkan dengan seksama platform mana yang berangkat ke arah mana 😀

jorudan 18 kippu route

Rute perjalanan Osaka-Tokyo selama 9 jam 9 menit 😀

Kereta malam yang murah meriah

Naah, tadi saya sempat menyebutkan tentang kereta malam Moonlight yang bisa jadi pilihan untuk memaksimalkan waktu perjalanan. Ada dua jenis kereta malam yang berangkat dari Tokyo, yaitu Moonlight Nagara dengan rute Tokyo – Nagoya – Ogaki, dan Moonlight Echigo yang melayani rute Shinjuku – Niigata.

Saya hanya akan menceritakan pengalaman saya naik Moonlight Nagara dari Tokyo ke Ogaki 😀 Kereta malam ini berangkat dari Tokyo sekitar jam 11 malam dan berhenti di Odawara sekitar jam setengah satu pagi. Ongkos Moonlight Nagara saja adalah 510 yen. Dan karena sayang buat make 18-kippu dari Tokyo sampe Odawara, waktu itu saya dan rombongan membayar terpisah ongkos kereta dari Tokyo ke Odawara sebesar 1.450 yen. Dari Odawara ini nanti petugas kereta akan datang lagi memeriksa tiket kita dan mulai dari setengah satu pagi itulah si tiket 18-kippu bakal distempel dan mulai dipakai. Timetable Moonlight Nagara antara Tokyo – Ogaki (dan arah sebaliknya) bisa diliat di sini. Pembelian tiket Moonlight Nagara ini bisa dilakukan di tiket office stasiun JR, dan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari untuk menghindari resiko keabisan seat.

Kereta Moonlight Nagara ini mendarat di stasiun Ogaki sekitar jam 6 pagi kemudian dilanjutkan lagi dengan kereta biasa sampe ke tujuan masing-masing. Waktu itu saya lanjut naik kereta sekitar satu setengah jam –ini transfer keretanya rada lari demi ngejar kereta rapid– dan tiba di stasiun Kyoto sekitar jam setengah 8.

Catatan: Kondisi kereta Moonlight Nagara ini kalo menurut saya pribadi sedikit kurang nyaman untuk dipake tidur sepanjang malam. Mungkin mirip-mirip sama kereta bisnis Jakarta-Bandung yang dulu pernah saya tumpangi (etapi gak tau juga deng kondisi kereta di Indonesia sekarang udah canggih-canggih kayaknya). Tapi namanya juga budget terbatas dan mau super hemat, jadi pilihan naik kereta ini mah resiko sendiri 😀 Di website ini ada foto kondisi di dalam Moonlight Nagara, jadi silahkan pertimbangkan kemampuan diri anda dan sesuaikanlah dengan kemampuan dompet 😀

Moonlight Nagara to Ogaki

Moonlight Nagara for Ogaki

Oiya, waktu itu kita pake acara jalan-jalan dulu di Kyoto baru lajut 18-kippu-an lagi sampe Hiroshima saja. Tapi kalo mau bablas jalan dan gak pake berenti-berenti, kata Japan Guide di sini sih kita bisa nyampe Hakata di provisi Fukuoka sekitar jam setengah 10 malam hari berikutnya dari sejak meninggalkan Tokyo dengan Moonlight Nagara 😀

Rupa-rupa warna-warna

Karena perjalanan ini bisa dikatakan ngegembel ala mahasiswa –bukan mahasiswa juga boleh sih pastinya–, jadi amat sangat disarankan untuk menggunakan tas ransel dan bukan travel bag yang diseret itu. Walopun dari pengalaman 18-kippu-an taun 2009 lalu, dua orang anggota rombongan saya waktu itu sukses-sukses aja pake travel bag. Tergantung kemampuan, gedenya travel bag dan tergantung jadwal kereta yang bakal dikejar sih 😀

Trus lagi adalah penting untuk siap sedia cemilan semacam onigiri (nasi kepal khas Jepang) atau coklat-coklat sepanjang perjalanan. Karena gak bisa dipastiin bakal ada cukup waktu ato gak buat berenti nyari tempat makan. Tapi kalo jarak yang mau ditempuh gak terlalu jauh, mungkin dari awal kita bisa nentuin satu stasiun buat berenti demi mengisi perut dan ngelanjutin naik kereta berikutnya. Tapi ingat, pastikan kereta berikutnya masih bakal nyambung dan keburu sampe di tempat tujuan sebelum kereta terakhir hari itu.

Jangan lupa juga siap sedia portable charger untuk para pemakai smartphone yang batrenya lumayan boros. Klo pun ada jadwal kereta yang udah ditentukan dari awal, kalau bisa disimpen sebagai image ato file yang bisa dibuka di reader dan gak perlu browsing lagi yang pastinya bisa ngabisin batre hape.

Perjalanan berjam-jam –atau bahkan belasan jam– pastinya bisa bikin kita bosen selama di kereta. Jadi siapkanlah hiburan semacam portable music player atau buku –digital juga oke– untuk mengisi waktu. Ataaau, kalau jalannya bersama rombongan yang sama-sama nekat dan gak tau malu, dan kalau kebetulan bisa dapat kursi yang hadap-hadapan, bawa kartu dan kemudian main capsa juga bisa jadi pilihan 😀

170768_488672482019_2516426_o

main capsa di kereta bersama partners-in-crime :p

Daaan, kalau pas lagi jalan sendirian, beramahtamahlah dengan penumpang di sebelah anda. Dari beberapa perjalanan 18-kippu saya sempet ketemu kakek-kakek dengan logat Kansai yang kental banget dan ngajakin ngobrol sampe ngakak-ngakak, nenek-nenek yang berburu foto Sakura dari utara Jepang sampe ke Selatan (pake ditraktir minum lagi saya pas ganti kereta), anak muda yang baru abis backpacking ke India dan masih pake kostum musim panas di tengah dinginnya Jepang bulan Desember, dan cerita-cerita lucu lainnya yang pasti jadi pengalaman menyenangkan sepanjang perjalanan. Walopun pastinya ada pengalaman tak menyenangkan juga sih yang kadang bikin kesel, tapi mari kita lupakan saja *atau digosipkan di belakang* 😀

Sementara mungkin sekian dulu cerita dari saya perihal 18-kippu ini. Kalo keinget poin tambahan mungkin akan saya tuliskan di postingan berikutnya. Dan seandainya ada teman-teman yang mau dicariin rute kereta untuk 18-kippu, saya dengan senang hati akan membantu. Karena dulu waktu masih buta bahasa jepun, saya juga dengan seenaknya ngerepotin temen buat nyariin rute 18-kippu trus minta dikirimin lewat imel ke saya, hehe..

Selamat ngegembel 😀

tiket 18-kippu pertama saya musim dingin taun 2009 dengan rute perjalanan dari Tokyo sampe Nagasaki (plus mampir-mampir) selama sekitar 10 hari 9 malam :D

tiket 18-kippu pertama saya musim dingin taun 2009 dengan rute perjalanan dari Tokyo sampe Nagasaki (plus mampir-mampir) selama sekitar 10 hari 9 malam 😀

Advertisements

22 responses to “Jalan-jalan kere di Jepun

  1. aaahh sayang banget itu 18 kippu ga dijual pas saya mau kesana 😦 *spring nanggung sih ya*
    sempet kepikiran mau beli JR Pass juga, secara niatnya keliling kota lain, tp klo inget harganya, duh transportasi aja kok mahal banget ya :))

    • Ke sini nya tanggal berapa? Libur musim semi di sini emang dari Maret gitu sih ya, April udah masuk tahun ajaran baru jadi mungkin emang sengaja dibikin berlaku nya di rentang tanggal segitu..
      Btw kalo ke jepun sebagai turis kayaknya saya positip bakal beli JR Pass deh, dan kemudian memaksimalkan Shinkansen dari ujung ke ujung 😀
      Di jepun sini soalnya emang lumayan mahal sih transportasi nya, jadi JR Pass kalo kata saya sih udah termasuk muraaaah.. Sayangnya klo visa nya bukan turis gak bisa beli JR Pass, jadi diriku harus ngegembel pake 18 kippu *yang pastinya juga seru*

      • pertengahan Mei 2014 rencananya (huhu ga bakal liat sakura).
        hoo kalau gitu wajib beli kali yaa. kemaren masih itung2 mau naik kereta malam kayak kamu atau ga naik willer express gitu, tp pengen jg naik shinkansen. hehe

      • Iya euy klo pertengahan Mei kayaknya Sakura udah abis kali yaa, huu…
        Rencananya berapa lama di sini trus mau ke mana aja? Sekedar gambaran nih, saya pernah naik bus malam dari Tokyo ke Kyoto dan waktu itu paling murah dapet tiket seharga 3,500 yen one-way. Jadi kalo emang niat jalan ke beberapa tempat, klo menurut saya bakal tertolong banget pake JR Pass, bisa hemat waktu juga sih pastinya..

      • delapan hari totalnya nov, niat utama si pasti explore tokyo-kyoto-osaka. kota-kota lain blm tau mau kemana. ada rekomen lain? iya kali ya, mending beli JR pass. soalnya jkt-tokyo pp, bukan pulang dari osaka.. sip sip thx infonyaaa

      • Ho oh, klo emang mau jalan jauh mending pake JR Pass.. Mungkin Hiroshima kali ya, ke Miyajima nya bagus apalagi kalo pas airnya surut bisa jalan ke bawah Torii nya yang gede ituu.. http://www.japan-guide.com/e/e3450.html

        Seandainya saya boleh beli JR Pass, mungkin bakal nekat beli yang buat dua minggu trus jalan sampai Hokkaido, hehe..

    • Iya ni Jepang emang paling enak kayaknya buat dikunjungi (di luar kendala bahasa sih ya)..
      Smoga kesampaian yaa ke Jepang 🙂

  2. Pingback: Resolusi 2014 | Jalan-jalan, traveling, melala, voyages, 旅·

  3. Pingback: Summer school di Sendai plus jalan-jalan dikit ^^ (part 2) | Jalan-jalan, traveling, melala, voyages, 旅·

  4. Dec 28 2014 saya sekeluarga 5 orang berencana mengunjungi Hitachinika Seasida Park berangkat dari Tokyo Ueno. Apakah rute ke Hitachinika dari tokyo bisa menggunakan tiket Seishun 18 Kippu ? Mohon pencerahannya

    • Halo Suhaida, maksudnya Hitachi Seaside Park yang ini kah? http://en.hitachikaihin.go.jp/

      Kalo iya, mestinya bisa kok ke sana dengan tiket Seishun 18kippu, asal naik kereta biasa bukan yang Super Hitachi Limited Express. Stasiun terdekat Hitachi Seaside Park kalo gak salah Katsuta-station, dari Ueno ke sana bisa naik kereta JR jadi di-cover Seishun 18kippu. Cuma kayaknya kalau bulan Desember di Hitachi Seaside Park bunganya terbatas ya, saya belum pernah ke sana waktu musim dingin, tapi di website nya cuma muncul “ice tulip” untuk bungan sekitar bulan Desember-Januari, siapa tau mau dipertimbangkan lagi 🙂

    • Kabarnya udah banyak tiket pesawat promo yang lumayan murah loh buat ke Jepang, siapa tau ada temen yang bersedia diajakin klo biayanya gak terlalu mahal 🙂

    • katanya sih bebas visa buat e-paspor dan ada syaratnya mesti udah pernah dipake ke jepang apa gimanaa gitu, kurang tau detailnya kk, mungkin ada di web kedutaan jepang yang di indonesia

  5. saya jg dulu ngalamin seperti ini…mengembara pake 18kippu. sy peahr tinggal di jepang (aioi, hyogo ken) 3tahun. tp bkn sbg mahasiswa…tp kenshusei (kuli heheh).
    dari aioi ke tokyo…norikae 9x. baru pas plng dr tokyo ke aioi naik moonligh nagara sampe ogaki, norikae ke kyoto…lanjut lg ke aioi. kalao dipikir2 kaya plng ke solo dr jakafta…tp naik bus cirebon, lanjut semarang…grs solo

    • Wah, iya, dari Hyogo-ken lumayan ya 18kippu ke Tokyo nya, tapi yang penting seru dan murah meriah, hehe..

  6. Pingback: Rekap Tahun 2015 | Jalan-jalan, traveling, melala, voyages, 旅·

  7. selamat malam,,,
    apakah dengan 18 kippu dari tokyo ke nagoya hanya bisa dengan kereta monlight nagara,ada cara lain ga

    • Halo Habibi! Bisa sih ke Nagoya pakai Moonlight Nagara, klo diliat dari timetable nyampenya sekitar jam 5.22. Tapi ini rencananya berenti di Nagoya aja ato gimana kah? Soalnya kan 18 kippu nya jadi sayang klo cuman dipake sampe jam 5 pagi.

  8. Pingback: Flashback 2016 | Tukang Makan - Tukang Jalan・食いしん坊・タビ好き·

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s