Sop Iga Mensi

Dsc_0025

*abaikan si ibuk di foto*

Mensi itu tadinya adalah tempat makan murahnya anak-anak UPH yang kemampuan keuangannya terbatas seperti saya, dan mungkin beberapa mahasiswa lainnya yang bernasip sama 😀 Tapi kemudian Mensi tergusur dan beberapa warung akhirnya pindah ke Taman Sari. Sayang banget dulu waktu di Mensi saya tak sempat foto-foto, padahal di Mensi inilah pertama kalinya saya mencicipi yang namanya tongseng! Kan lumayan buat jadi memori kisah klasik untuk masa depan *halah*

Warung Sop Iga di sini juga menyediakan menu Iga bakar, dan pastinya sebagai pecinta daging, saya suka dua-duanya dong! Karena sudah bisa dibilang langganan, saya selalu request dibanyakin bawang gorengnya!

Terakhir kali saya jajan di sini, harga per porsinya sekitar 16,000 rupiah, dan itu pun harganya jadi naik gara-gara pindah ke Taman Sari yang sepertinya sewa tempatnya lumayan mahal. Semoga nanti-nanti bakal ada Mensi versi lain deh di UPH, lumayan buat kapan-kapan kalau mau nostalgia berkunjung 🙂

Dsc_0035

The Sop Iga

PS: Foto di atas adalah sop iga yang saya bungkus dan saya makan di kosan, mangkuk aslinya keren deh, gedeee sepanjang iganya *lebay lagi*

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s