Summer school di Sendai plus jalan-jalan dikit ^^ (part 2)

Ada Joban-line di sini 🙂

… cerita berlanjut ke Matsushima …

Sebenarnya sebelum berangkat ke Sendai saya menyempatkan diri mencari informasi tempat wisata yang bisa dijangkau dalam waktu kurang dari satu jam dari Sendai. Di Japan-guide.com saya menemukan option lain selain Matsushima, yaitu Yamadera yang sepertinya pemandangannya baguuuus banget di musim gugur. Tapi jaraknya cukup jauh dari stasiun Sendai sementara waktu jalan-jalan saya terbatas. Maka diputuskanlah sore itu saya jalan ke arah Matsushima saja. Katanyaa, Matsushima ini adalah salah satu dari 3 most scenic places in Japan, aside from Miyajima dan Amanohashidate (dooh, mesti segera ke Amanohashidate nih biar lengkap, hehe). Tapi gara-gara kemarin itu saya hanya jalan-jalan sebentar, dan hari itu agak berkabut, jadinya saya rada kecewa dan merasa pemandangan Matsushima biasa-biasa saja. Entah gara-gara saya tak berhasil menemukan spot bagusnya Matsushima, atau memang gara-gara saya terlanjur memasang ekspektasi terlalu tinggi setelah mengunjungi Miyajima, atau mungkin gara-gara saya jalan-jalannya sebentaaaar banget. Mungkin nanti mesti diulang lagi nih kunjungan ke Miyajima.

Eniweeey, mengikuti rute yang disarankan travel guide Matsushima bay dari sini, saya pun kemudian naik densha (kereta -red) dari stasiun Sendai ke stasiun Hon-Shiogama.

Dari Hon-Shiogama ini tadinya saya berencana mau naik cruise ke arah Matsushima-Kaigan. Taaapi, mungkin karena masih ada dampak gempa dan tsunami, jadwal cruise tidak berjalan sesuai jadwal normal. Dan lagi waktu itu penumpangnya baru saya seorang diri saja untuk jadwal cruise berikutnya. Mbak petugas tiket pun kemudian bilang “Kita tunggu sampai penumpangnya terkumpul minimal 5 orang ya”. Berhubung tidak ada kepastian akan berangkat jam brapa, ditambah lagi ongkos sebesar 2,400 yen (yang buat saya lumayan mahal) diputuskanlah untuk jalan-jalan di sekitar situ saja sambil kemudian balik arah ke stasiun Hon-Shiogama.

Pelabuhan untuk naik cruise

Reruntuhan sisa-sisa gempa dan tsunami Maret 2011

Dari sini saya pun lanjut naik kereta menuju Matsushima-Kaigan. Sebagai catatan, perlu diingat bahwa kereta di daerah sini lumayan jarang dan tidak sesering di Tokyo atau kota besar lainnya. Ada baiknya untuk memeriksa jadwal kereta sebelum jalan ke stasiun. Waktu itu saya jadi terpaksa menunggu kereta berikutnya sekitar 20 menit gara-gara kereta dari stasiun ini cuma ada tiap sekitar setengah jam. Belum lagi ada kereta yang cuma jalan sampai pemberhentian tertentu dan kita masih harus ganti kereta lagi dan menunggu lagi kalau jadwal keretanya tidak pas 😀 *tapi hari itu saya kebagian naik kereta yang lucuuu, jadi nunggu rada lama juga gpp deh 😀

Let’s go to Mangattan!

Tiba di Matsushima saya pun langsung menuju information center untuk mengambil peta wisata di kawasan sekitar stasiun yang bisa dijangkau dengan jalan kaki saja. Dan untungnya ternyata memang kawasan di sekitaran sana tidak terlalu besar, jadi saya bisa memaksimalkan waktu yang saya punya. 

Matsushima Guide Map

Setelah menimbang-nimbang waktu yang tersisa dan memperhitungkan waktu yang diperlukan untuk naik kereta kembali ke kereta Sendai, tempat pertama yang saya kunjungi sore itu adalah Godaido. Sekali lagi saya sukses kecewa sodara-sodara! Godaido yaaa tipikal temple Jepang tapi terletak di sebuah pulau kecil. Tapi di sini saya sempat bertemu dengan dua orang obaachan (nenek-nenek) yang sedang jalan-jalan dengan 18-kippu dari Fukuoka jauh di selatan sana. Saya pun kemudian ditanyai asalnya dari mana, sekarang lagi sekolah di mana sampai, ditanya macam-macam soal jilbab dan waktu shalat saya, hehe.. Oh iya, ada uniknya juga loh Godaido ini, dari yang saya perhatikan, hampir semua orang-orang yang ke sana membahas ukiran yang bermacam-macam jenisnya di sekeliling “kayu penyanggah” atap. Sepertinya siiih ukirannya adalah berbagai jenis binatang yang mungkin punya arti masing-masing. Saya belum mampu memahami penjelasan bahasa jepun yang ada di sana waktu itu 😀

Godaido

Dari Godaido saya kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Fukuurajima. Jembatan ke Fukuurajima ini sempat terkena damage akibat tsunami tapi sudah dibuka kembali sejak tanggal 1 Juli 2011. Taaapi, lagi-lagi setelah memperhitungkan waktu, saya pun memutuskan untuk tidak menyebrang sampe ke pulaunya. Sekali jalan saja katanay dibutuhkan waktu 15 menit sodara-sodara! Dan di seberang ya cuma ada hutan 😀 Untuk menyeberang jembatan ini kita diharuskan membayar sebesar 200 yen. Dan akhirnya saya foto-foto jembatannya saja dari sisi seberang sini 😀

the red-bridge to Fukuurajima

Saya pun putar arah dan jalan balik menuju Zuiganji. Tapi karena jarum jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, alias sudah tinggal setengah jam lagi jatah saya untuk jalan-jalan, karena entrance ticket-nya pun lumayan mahal (700 yen boow), padahal saya cuma punya waktu setengah jam, akhirnya lagi-lagi di Zuiganji ini saya cuma foto-foto dari luar saja 😀 Dilihat-lihat dari foto-foto yang dipajang di pintu masuk, Zuiganji ini sepertinya baguuuus deh. Apalagi mengingat rata-rata temple di Kyoto entrance ticket nya cuma 300-400 yen, 700 yen mestinya isinya sebanding dengan harga tiket masuknya dong ya *seenaknya 😀 Mungkin kalau ada kesempatan ke Matsushima lagi saya harus menyediakan waktu khusus yang cukup untuk mampir ke Zuiganji ini.

Sekitaran pintu masuk Zuiganji

bisa pip-pip Pasmo si.. 😀

Sambil jalan pulang menuju stasiun saya pun sempat melewati Enstuuin yang lagi-lagi cuma saya foto-foto papan depannya saja, hehe..

Pintu masuk Entsuuin

Yappari kurang asik ya jalan-jalan dalam waktu terbatas. Tampaknya saya harus merencanakan lagi untuk mengulang perjalanan dan berkeliling di Matsushima. Tapi yang penting sementara ini saya sudah punya gambaran kalau mau mampir ke sini lagi 😀

taken from Godaido *berkabut banget yak*

Semoga nanti ada kesempatan jalan-jalan gratisan lagi ke sini.. ^^

mata ne, Matsushima.. 😀

Poto-poto ada di set yang sama disini

Advertisements

One response to “Summer school di Sendai plus jalan-jalan dikit ^^ (part 2)

  1. Pingback: Roadtrip Nekat ke Hakodate! | Jalan-jalan, traveling, melala, voyages, 旅·

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s