(2010) 18-kippu’s trip, day 1-2

Postingan ini dikutip dari notes fesbuk akhir tahun 2010 kemaren dengan tambahan dan editan disana-sini.. ^^

Moonlight Nagara for Ogaki

Berawal dari status iseng dan komen-komenan di fesbuk, rencana 18 kippu-an tahun 2010 pun diputuskan setelah ngobrol-ngobrol sama Isti di Ten-ya dekat Waseda selepas nonton Rakugo. Waktu itu kita cuma memutuskan mau jalan ke bawah (selatan) aja pokoknya, tanpa itinerary rinci mau ke mana. Sambil tanya sana tanya sini (lewat fesbuk) siapa aja yang mau ikutan, akhirnya terkumpullah 5 orang yaitu: saya, Isti, Reisha, Nur, dan Firman. Tampaknya fesbuk benar-benar dimaksimalkan ya fungsinya sama anak muda jaman sekarang *halah, mengaku anak muda pula :p*

Dengan memanfaatkan group message di fesbuk, kita pun langsung mendiskusikan lebih detil tentang tempat menginap, siapa yang akan beli tiket Mmoonlight Nagara, beli tiket 18 kippu (yang bakal dibagi 5 saja biar pas dan tidak ada yang terbuang), bahas perlu pake boots ato gak (maklumlah lagi musim dingin waktu itu), bawa jaket yang gimana, dan tetek bengek lainnya termasuk dilema perlu bawa tripod kah demi sesi poto-poto, hihi..

Setelah mencocokkan jadwal, akhirnya diputuskanlah kita berangkat Rabu malam dengan menumpang Moonlight Nagara dari stasiun Tokyo. Kita berangkat tengah malah dan tiba di Ogaki sekitar jam 5 pagi. Dari situ perjalanan dilanjutkan menuju Kyoto dengan densha (kereta -red) biasa dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.

Sunrise at Kyoto-station

Setelah mendarat di stasiun Kyoto, kita langsung menuju loker untuk menyimpan barang bawaan sebelum kemudian menuju konbini (convenience store) terdekat demi sarapan seadanya (baca: onigiri dan kawan-kawannya). Dari sini kita langsung mulai jalan-jalan keliling Kyoto menggunakan one-day-pass ticket city bus yang memang sudah jadi langganan saya 😀

Tema jalan-jalan kali ini ada 世界遺産 alias world heritage ^^

Tempat-tempat yang kita kunjungi hari itu adalah Kinkakuji, Kiyomizudera, Yasaka-jinja, ditutup dengan jalan-jalan singkat di sekitaran Gion. Ini adalah kedua kalinya saya mengunjungi Kinkakuji dan pastinya kesan saya terhadap Kinkakuji masih sama, megah dan berkilau! Pertama kalinya saya ke Kinkakuji sekitar bulan April 2009 bareng Maria dan Nur (cerita lengkap waktu itu ada disini).

The Golden Pavilion

Dari Kinkakuji kita melanjutkan perjalanan ke Kiyomizudera. Disini kita banyakan wisata kuliner deh kayaknya! Mulai dari senbei, udon/soba, nostalgia makan pempek yang dulu juga pernah saya beli bareng Maria-senpai di tempat yang sama *ngasal aja ngasi nama si tu pempek* dan tak lupa bakpaonya Firman yang sayang sekali berisi daging jadi tak bisa saya makan, huhu.. Di sana kita sempat ditegur juga sama bapak-bapak yang lewat yang ternyata orang Indonesia juga waktu saya dengan seenaknya bilang “Ini jajanan pempek yang duluuuu” 😀

Kiyomizudera dan sekitarnya

Di Kiyomizudera ini kita juga menyempatkan shalat dan mengistirahatkan kaki baru kemudian lanjut jalan ke sekitaran Gion. Baru sadar ternyata saya tak punya foto-foto di sekitaran Yasaka-jinja gara-gara mungkin dulu sudah pernah mampir ke sini dan puas foto-foto waktu itu 😀

Sekitaran Gion

Setelah jalan-jalan setengah hari di Kyoto, akhirnya sekitar jam 4 sore kita berangkat dari stasiun Kyoto menuju Hiroshimaaaa……

Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih 7 jam dan kita mendarat di stasiun Hiroshima sekitar jam 11 malam. Isti, Reisha, Nur dan Firman langsung menuju K’s House backpacker hostel yang sudah kita pesan sebelumnya sedangkan saya menyelundup ke dormnya mbak Ulfah. Tapi sayang sekali sodara-sodara, ternyata penjagaan di dorm mbak Ulfah sangatlah ketat! Walhasil malam kedua saya pun bergabung bersama pasukan lain di hostel 😀

… cerita keliling Hiroshima bersambung di postingan berikutnya … (^_^)

Advertisements

9 responses to “(2010) 18-kippu’s trip, day 1-2

  1. Hi Novri, bisa kasih info rute moonlight nagara dgn menggunakan 18-kippu dari Osaka ke Tokyo?katanya harus pakai kereta lain dulu ya sampai Toyohashi?karena mulai dari Toyohashi itu dimulai hitungan one daynya?tks

    • Hallow Nita, maap ni belum pernah nyobain dari Osaka ke Tokyo, mungkin maksudnya bayar ekstra sampe Toyohashi ya, karna sayang kalo pake 18 kippu cuman beberapa jam, jadi cek aja densha nya lewat tengah malam di densha mana, sampe ke densha itu bayar manual, ntar baru pake 18 kippu sampe seharian besoknya dari eki itu (mungkin eki ini yang Toyohashi), tapi masalah mesti pindah kereta ato gak di Toyohashi mesti cek jadwal nya lagi.. berangkat kapan kah rencana nya?

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s